Showing posts with label writing challenge. Show all posts
Showing posts with label writing challenge. Show all posts

Saturday, 30 September 2017

Day30 Anak adalah Cermin Bagi Orangtua

Ketika ada tamu yang datang, orangtua akan menyuruh anaknya salam (cium tangan) pada tamu yang datang. Ketika akan makan, orangtua mengingatkan pada anaknya untuk berdoa. Ketika diberikan barang oleh seseorang, orangtua kan menyuruh anak mengucapkan terima kasih.

Apakah 1 kali diingatkan anak akan melakukan apa yang dikatakan orangtuanya? Biasanya tidak. Orangtua harus terus-menerus mengingatkan anaknya untuk salam pada orang yang lebih dewasa, doa sebelum makan, atau mengucapkan terima kasih.

Selain peringatan berulang, memberikan contoh nyata pada anak juga perlu. Misalnya tentang ucapan atau ungkapan terima kasih. Kadang-kadang atau bahkan sering, orangtua atau orang dewasa lupa mengatakan terima kasih ketika diberi sesuatu oleh orang lain.

Perihal beribadah atau berdoa pun demikian. Selain, selalu mengingatkan anak untuk berdoa, orangtua juga harus melakukan apa yang diperintahkan pada anak. Jangan kaget, jika kemudian anak yang akan mengingatkan orangtua berdoa sebelum makan.

Anak adalah cermin bagi orangtua. Kesalahan yang dilakukan anak, bisa jadi salah orangtua. Jangan marahi anak karena tidak mau beribadah ke mesjid, atau beribadah ke gereja. Lihat, apakah Anda sebagai orangtuanya pernah mengajak anak ke mesjid, atau bagi yang beragama Katolik, pernahkah mengajak anak Anda ke gereja.

Anak adalah cermin Anda
-Paskalina Askalin-

#day30 #septembercerita #momwriting #writingchallenge #kenanstories #finish

Saturday, 2 September 2017

Day2 Hari Bersama Ayah

Hari Sabtu merupakan hari yang selalu ditunggu oleh Kenan. Saya tahu itu walaupun Kenan tidak mengatakan pada saya, tetapi melihat aksinya membuat saya tahu, bahwa Kenan senang jika hari Sabtu tiba dan ada ayah di rumah. Di hari Sabtu Kenan bisa bermain bersama ayah seharian.
Saya di rumah setiap waktu, jadi ketika ayah ada di rumah Kenan pasti akan "kinthil" ayahnya terus.
Ayah bekerja, dan bundanya selalu di rumah, ini merupakan situasi ideal yang biasa terjadi dalam keluarga. Bagi Kenan, dan mungkin bagi anak-anak lain seusianya, bermain dengan ayah adalah sesuatu yang luar biasa menyenangkan, walau hanya sekadar melakukan aktivitas bersama. Ayah seharian bekerja, kadang pagi hari ketika Kenan bangun, ayah sudah berangkat. Jadinya hari libur atau weekend adalah hal yang amat ditunggu oleh Kenan.
Setiap ayah dan anak, punya kegiatan bersama yang disukainya. Kenan suka melakukan apapun bersama ayah, ketika ayah di rumah. Kenan nonton tv sama ayah, mandi sama ayah, makan sama ayah, tidur sama ayah, disuapi sama ayah. Lalu bundanya kemana? Bundanya istirahat sejenak.
Hari Sabtu ini Kenan menghabiskan banyak waktu bersama ayah. Dari pagi hingga siang Kenan nempel terus sama ayah, hingga mereka lelah bersama. Di foto yang bawah, Kenan tiduran bersama ayah.
Hari sebelumnya, Jumat, Kenan senang sekali karena ayah ada di rumah. Hari itu tanggal merah, hari iduladha, Kenan dan ayah menghabiskan waktu dengan bermain masak-masakan.
Ayah, ayo luangkan waktumu untuk sang buah hati!
#day2
#septemberbercerita
#writingchallenge
#momwriting
#kenanstories

Cerita Kenan: Tidak Jadi Buat Konten Tentang Bus Pariwisata Red White Star

Saat hari libur sekolah atau akhir pekan aku ingin membuat konten untuk channelku KENAN STORIES .  Yang belum SUBSCRIBE,  ayo kunjungi chann...