Showing posts with label menulis buku. Show all posts
Showing posts with label menulis buku. Show all posts

Wednesday, 17 October 2018

Resensi Buku: Belajar Menulis Buku Anak

Judul: Belajar Menulis Cerita Anak
Penulis: Arleen A.
Penerbit: Erlangga for Kids
Tahun: 2018
Tebal: 96 halaman

Dalam sebuah pelatihan menulis peserta dibagi menjadi dua kelas, kelas menulis buku anak dan menulis novel. Kelas mana yang paling banyak peminatnya? Kelas menulis buku anak yang paling banyak peminatnya. Dari 100% peserta, 80% peserta memilih kelas menulis anak, sisanya memilih menulis novel. Mengapa demikian?

Menulis buku anak dianggap mudah dilakukan menurut sebagian orang. Buku anak itu setiap halaman hanya terdiri dari 1 - 2 kalimat, lalu ditambahkan gambar ilustrasi, selesailah sebuah buku anak. Faktanya, menulis buku anak tidaklah semudah itu. Perlu sebuah pemikiran yang serius ketika ingin menulis buku anak.

Buku Belajar Menulis Cerita Anak akan membantu calon penulis, penulis pemula, penulis buku, dan siapa pun yang ingin belajar menulis buku anak. Buku ini akan membantu Anda menjadi penulis buku anak secara bertahap melalui langkah-langkah yang selama ini dilakukan oleh penulis ketika menulis buku anak. Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman penulis yang telah menulis 250 buku anak.

Di awal bab, penulis membahas tentang jenis-jenis buku anak. Selanjutnya dibahas tentang dari mana datangnya ide menulis, dari mana datangnya cerita, lalu dari mana datangnya tulisan.

Dalam buku ini penulis tidak hanya membahas tentang teknis menulis buku anak. Anda juga akan mengetahui tentang bagaimana cara mengirimkan naskah buku anak ke penerbit, bagaimana cara membidik penerbit yang sesuai, bagaimana menyikapi penolakan naskah dari penerbit, dan lain sebagainya.

Buku ini benar-benar memberikan informasi komplet yang mengantar Anda menjadi penulis buku anak yang tidak instan.

Tuesday, 2 October 2018

Kenapa Buku Saya Lolos dalam Lomba Konten Kanal PAUD 2018

Kenapa Buku Saya Doti Kupu Suka Berteman dengan Semua Lolos dalam Lomba Konten Kanal PAUD 2018

Jawabannya, saya tidak tahu. Hanya Tuhan yang tahu kenapa buku saya terpilih oleh dewan juri. Yang saya pikirkan ketika membuat cerita anak itu adalah ide cerita sederhana, pesan yang disampaikan mudah diterima anak-anak, dan gambar ukuran besar.

Selama ini saya belum pernah mengikuti pelatihan menulis buku cerita anak. Kemampuan yang saya miliki, saya peroleh secara autodidak. Saya membaca buku-buku cerita anak di toko buku, lalu saya cari idenya, dan tulis menjadi buku.
Hari ini saya membaca sebuah buku tentang belajar menulis cerita anak. Di buku itu dijelaskan bagaimana proses membuat sebuah cerita anak. Proses ini sudah sering saya baca dan dengar dari berbagai sumber.

Pertama, cerita itu harus mempunyai tokoh (karakter). Kedua, tokoh itu akan bercerita jika mempunyai keinginan. Ketiga, cerita akan menjadi seru jika ada halangan-halangan yang dialami tokoh ketika mewujudkan keinginannya.

Cerita anak yang sempurna sebaiknya memenuhi proses itu dan proses bisa berulang sesuai keinginan penulis. Tetapi, selama ini, jujur, saya selalu mengabaikan proses itu. Ketika sebuah ide muncul, saya akan langsung membuatnya menjadi lembar demi lembar halaman naskah cerita anak. Saya tentukan tokohnya siapa, masalahnya apa, lalu si tokoh berusaha menyelesaikan masalahnya. Dalam ini, saya merasa proses penulisan cerita anak yang saya lakukan cenderung "kasar". Saya masih harus belajar banyak. Saya butuh lebih banyak "suplemen dan vitamin" untuk menulis cerita anak.

Naskah cerita anak saya lolos dalam Lomba Konten Kanal PAUD 2018 itu adalah keberuntungan saya. Saya harus belajar lebih banyak lagi dari penulis-penulis buku cerita anak. 

Cara belajarnya seperti apa? Membaca buku-buku karya para penulis, membaca buku panduan menulis yang ditulis oleh penulis buku cerita anak, dan mengikuti pelatihan menulis buku cerita anak. Untuk yang ketiga ini, saya belum mendapatkan kesempatan baik. Setiap kesempatan ada sudah saya coba, tetapi hasilnya belum ada yang bisa saya ikuti. Harapan saya, akhir tahun ini masih punya kesempatan belajar menulis cerita anak dari penulis-penulis buku cerita anak. Amin.

Cerita Kenan: Tidak Jadi Buat Konten Tentang Bus Pariwisata Red White Star

Saat hari libur sekolah atau akhir pekan aku ingin membuat konten untuk channelku KENAN STORIES .  Yang belum SUBSCRIBE,  ayo kunjungi chann...