Showing posts with label membaca. Show all posts
Showing posts with label membaca. Show all posts

Tuesday, 5 September 2017

Day5 Kebiasaan Membacakan Buku


Saya berusaha konsisten setiap hari membacakan buku untuk Kenan. Walau dengan bertambahnya usia, Kenan sudah bisa memilih kegiatan atau mainan apa yang disukainya, saya berusaha untuk menjadi buku sebagai salah satu kegiatan yang menyenangkan.
Era digital semakin mengikis habis kebiasaan membacakan buku yang dilakukan oleh orangtua. Kadangkala, orangtua sudah sangat lelah dengan pekerjaannya sehingga abai pada kegiatan membaca ini.
Saya merasa beruntung, saat ini aktivitas saya selalu di rumah, sehingga kegiatan membacakan buku bisa saya sisipkan kapan saja. Di sela-sela bermain, sebelum tidur siang, sore-sore, dan sebelum tidur malam bisa saya bacakan cerita.
Tidak jarang pula, Kenan bisa menolak ajakan membacakan buku yang saya tawarkan. Tetapi seiring berjalannya waktu, Kenan mempunyai buku yang disukai, dan banyak cerita-cerita yang diingatnya sehingga mampu dia ceritakan ulang.
Membacakan buku untuk Kenan sudah saya lakukan sejak lama, bahkan sebelum Kenan dilahirkan. Kegiatan ini ternyata bisa memberi dampak besar bagi kecerdasannya. Kini saya tahu dan paham, serta akan selalu membiasakan membacakan buku yang menyenangkan untuk Kenan, karena manfaatnya sangat luar biasa.

Membacakan buku untuk anak bisa melatih imajinasi, memperkaya kosa kata, dan merangsang kecerdasan otak anak - Paskalina Askalin

#day5 #septemberbercerita #writingchallenge #kenanstories #ceritabunda #idebuku #membacakanbuku #bacabuku #bukuanak

Monday, 4 September 2017

Day4 1 2 3 4 5 Kenan Mengenal Angka

Saya berharap, saya tidak termasuk orangtua yang memaksa anak supaya bisa berhitung di usia prasekolah. Saya juga tidak ingin mengikutsertakan anak saya untuk ikut les baca, les berhitung, diusianya yang masih tepat jika diisi oleh aktivitas bermain dan bermain.

Anak saya, Kenan, saat ini sudah mengenal angka 1 sampai 5, kadang bisa sampai 10 juga, tetapi itu pun masih sering salah menyebutkan. Tetapi bukan masalah bagi saya. Ketika dia salah menyebut angka yang ditunjukkan, tidaklah masalah. Saya tidak perlu memaksanya untuk menghafal ini 1, ini 2, ini 3, dan seterusnya. Saya membiarkannya mengenal sendiri melalui kegiatan bermain yang disukainya.

Setiap Kenan bermain dengan mainannya, saya selalu memasukkan tentang unsur angka dalam permainannya. Misalnya ketika Kenan sedang menyusun mobil-mobilannya, saya akan menanyakan ada berapa jumlah mobilnya. Ketika Kenan bermain boneka hewan, saya menanyakan berapa jumlah kaki jerapah. Sambil bermain Kenan bisa mengenal angka tanpa harus dipaksa untuk menghafalnya.



Hari ini saya menempelkan tulisan angka 1 sampai 5 di dinding. Kadang-kadang di sela-sela sedang bermain, saya mengajaknya bermain dengan angka-angka yang ada di dinding itu. Misalnya, saya memberi instruksi seperti ini: Bunda berdiri di angka 1, ayo Kenan berdiri di angka 5. Kadang Kenan mengikuti instruksi, kadang malas-malasan, sehingga tidak mempedulikan instruksi saya. Ya sudah, saya tidak perlu memaksakan kehendak saya. 

Jadi, saya rasa, orangtua tidak perlu memaksakan anak untuk ikut les calistung. Karena di rumah anak bisa belajar dengan sendirinya, asalkan orangtua mau mendampinginya. – Paskalina Askalin


#day4 #septemberbercerita #writingchallenge #momwriting #kenanstories #belajarangka #calistung

Cerita Kenan: Tidak Jadi Buat Konten Tentang Bus Pariwisata Red White Star

Saat hari libur sekolah atau akhir pekan aku ingin membuat konten untuk channelku KENAN STORIES .  Yang belum SUBSCRIBE,  ayo kunjungi chann...